AMPC.Blog, Bangkalan – Beragamnya kuliner Nusantara menjadikannya tidak kalah eksis dibandingkan dengan keberagaman budaya, adat istiadat, suku bangsa, dan Bahasa. Cita rasa yang dimiliki menjadikan kuliner Indonesia sangat digandrungi oleh semua kalangan baik dari anak muda, orang tua hingga anak-anak. Terdapat 5.300 kuliner khas yang ada di Indonesia.
Kuliner
Indonesia memiliki cita rasa yang khas, karena Sumber Daya Alam Hayatinya yang
sangat melimpah menjadikan masakan atau kuliner Indonesia memiliki rasa rempah
yang kuat, contohnya saja seperti masakan atau kuliner khas Padang yang
terkenal akan masakannya dengan cita rasa yang sangat kuat dan aroma rempahnya
yang memikat. Selain itu Negara Indonesia terkenal sebagai negara kepulauan
yang memiliki beribu-ribu pulau dan tersebar dari Sabang sampai Marauke. Salah
satu kepulaluan yang memiliki daya Tarik sendiri dengan kuliner yang dimiliki,
kebudayaan yang dimiliki, serta terkenal akan penduduknya yang suka merantau. Kepulauan
ini adalah Pulau Madura.
Pulau Madura juga disebut sebagai pulau garam. Pulau Madura terkenal meiliki kuliner khasnya yaitu Sate Madura yang dimana pedagangnya menggunakan pakaian adat yang bernama Sakera. Selain itu Pulau Madura memiliki kuliner yang sangat digandrungi oleh penduduk Madura, disukai oleh semua kalangan, memiliki cita rasa yang khas, dan disajikan dengan penyajian yang masih sangat tradisional. Kuliner tersebut bernama Tajin Sobih.
Tajin Sobih berasal dari Desa Sobih dan penduduk yang menjual Tajin Sobih ini adalah penduduk asli Desa Sobih. Tajin Sobih memiliki arti yaitu bubur Sobih, bubur yang berasal dari Desa Sobih. Cita rasa khas yang dimiliki Tajin Sobih ini, tidak sembarangan orang bisa mengolahnya dengan hasil rasa khas yang sama seperti bubur Sobih yang diolah oleh Penduduk Asli Desa Sobih. Harga Tajin Sobih sangatlah terjangkau hanya dengan harga Rp. 5.000 rupiah kita dapat menikmati 1 porsi Tajin Sobih. Wadah yang diguankan dalam penyajian Tajin Sobih sangatlah tradisional yaitu mengguankan Daun pisang.
Salah satu pedagang Tajin Sobih berhenti
dititik-titik daerah tertentu
(Anak Muda Punya Cerita/Anisah Tsaniya Putri)
Pedagang Tajin Sobih ini berasal dari kalangan wanita penduduk asli Desa Sobih yang telah lanjut usia, yang dimana mereka berangkat pukul 06.00 pagi menggunakan kendaraan umum yaitu mobil pick up. Mereka menjual Tajin Sobih didaerah Bangkalan dengan cara menyebar diberbagai titik. Mereka biasanya berhenti didaerah alun-alun Kota Bangkalan, Stadion Kota Bangkalan, daerah Cokro Kota Bangkalan, pasar besar Kota Bangkalan.
Jarangnya pedagang Tajin Sobih dengan usia yang masih muda dan tidak semua orang bisa mengolah Tajin Sobih dengan ciri khas rasa yang sama menjadikan kita sebagai anak muda harus mampu bergerak, belajar, dan menjaga, serta melestarikan kuliner khas Madura ini. Jangan sampai Kuliner Khas Madura ini hilang tertelan waktu karena tidak ada penerus jejak mereka.


0 Komentar